Undangan Rapat 10 Agustus Jadi Harapan Edy Macan Pulihkan Demokrasi Madas

BHAYANGKARA NASIONAL

Jumat, 8 Agustus 2025 - 19:29

50148 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Gejolak internal melanda Organisasi Madura Asli (Madas) usai pelantikan Ketua Umum DPP Madas yang digelar di Hotel Eldon Gubeng, Surabaya, pada 7 Agustus 2025. Edy Macan, Wakil Ketua Madas Jawa Timur, melontarkan kritik tajam terhadap proses pemilihan tersebut, menyebutnya sebagai peristiwa yang mencederai semangat demokrasi.

Menurut Edy, proses penentuan pemimpin tertinggi Madas berlangsung terburu-buru dan hanya melibatkan segelintir orang. Hal ini dinilai mengabaikan aspirasi anggota di seluruh Indonesia.

“Suara-suara dari seluruh penjuru negeri seolah-olah dibungkam, hak-hak anggota untuk berpartisipasi dalam menentukan pemimpinnya diabaikan,” tegas Edy Macan saat ditemui usai acara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Edy mengaku kecewa dengan mekanisme yang ia nilai tidak transparan dan tidak membuka ruang kompetisi sehat. Ia menegaskan, setiap tingkat kepengurusan Madas—dari DPP, DPD, DPC, hingga DPAC—seharusnya memiliki hak yang sama untuk mengajukan calon terbaiknya.

“Ini bukan soal siapa yang menang, tetapi bagaimana proses itu berjalan. Kita punya motto ‘salam settong dhere, salam satu darah’ yang seharusnya memperkuat persatuan, bukan menjadi alasan untuk membungkam perbedaan pendapat,” ujar Edy.

Ia juga mengingatkan bahwa Madas bukan milik satu daerah atau kelompok tertentu. Kekhawatirannya, jika Madas dikuasai oleh kepentingan segelintir pihak di Jawa Timur, maka organisasi ini akan kehilangan makna dan jati dirinya.

“Jangan biarkan perpecahan terjadi. Semua anggota di seluruh Indonesia harus bersuara. Kita perlu demokrasi yang sehat agar organisasi ini tetap dipercaya,” lanjutnya.

Pernyataan Edy Macan ini berpotensi memicu reaksi luas di tubuh Madas. Ia bahkan menyerukan agar momentum undangan rapat pada 10 Agustus 2025 untuk DPD Jatim dijadikan ajang membangkitkan kembali semangat demokrasi yang sehat dan profesional.

“Siapa pun yang terpilih, kalau jalannya benar dan profesional, pasti akan membawa kebaikan bagi semua. Ciptakan demokrasi yang sehat! Kami harap tanggal 10-8-2025 nanti menjadi awal perubahan,” tutup Edy dengan nada tegas.

Gelombang kritik ini menjadi alarm serius bagi kepengurusan Madas yang baru saja dilantik. Jika tidak direspons dengan langkah yang inklusif, potensi perpecahan internal bisa menjadi ancaman nyata bagi keberlangsungan organisasi.

Berita Terkait

Barack Obama: A Legacy of Progress and Change

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:51

Gerak Cepat Resmob Polres Simalungun, Pelaku Curat di Sinaksak Diringkus Kurang dari Sepekan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:21

Operasi Senyap Polsek Bosar Maligas: Tangkap Pengedar Narkotika dengan 19 Paket Ganja Siap Edar

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:51

Skandal Besar di Organisasi Pers: Dugaan Penyalahgunaan Sabu dan Pemalsuan Tanda Tangan, Siapa yang Akan Menjawab?

Minggu, 26 Oktober 2025 - 23:54

Kuasa Hukum Sebut Kasus Rahmadi Sarat Rekayasa, Minta PN Tanjungbalai Bebaskan dari Dakwaan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 03:39

Tim Gabungan Polres Gayo Lues Tangkap Herman, Pelaku Penganiayaan yang Mengakibatkan Korban Tewas di Subulussalam

Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:24

Pengakuan Mengejutkan Farida Mike: Sertifikat Hotel Grand Mahkota Digadaikan, Harta Tak Pernah Dibagi

Minggu, 20 Juli 2025 - 18:12

Dari Lamongan untuk Indonesia: Potret Buram Penegakan Hukum di Tengah Jeritan Warga

Sabtu, 19 Juli 2025 - 18:45

Solar Subsidi Diolah di Gudang Ilegal, Negara Rugi, Warga Terancam Bahaya

Berita Terbaru