Budi Arie Difitnah Lindungi Judi Online Padahal Dialah Menteri yang Paling Tegas Membasmi Jutaan Situs Judol

BHAYANGKARA NASIONAL

Sabtu, 5 Juli 2025 - 10:38

50144 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Baru-baru ini, Menteri Budi Arie terus mendapatkan serangan narasi yang negatif, bahkan sampai kepada penghakiman sepihak. Narasi yang dibangun pun terus mengait-ngaitkan Menteri Koperasi Budi Arie, seperti tuduhan perlindungan terhadap judi online (Judol), menerima setoran 50%, dan tuduhan-tuduhan lainnya.

Narasi negatif dan tuduhan tendensius yang diarahkan kepada Menkop Budi Arie mendapatkan respons dari berbagai kalangan, salah satunya datang dari Ketua Umum Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia, Dedi Siregar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pandangan saya, melihat narasi negatif dan isu serangan opini yang diarahkan kepada Menteri Koperasi, tidak heran dan tidak terkejut sebenarnya. Mengapa demikian? Karena kita ketahui, semasa Menkop Budi Arie bertugas sebagai Menteri Kominfo, beliau menunjukkan komitmen kuat dalam memerangi situs judo (judi online) dan terus melakukan pemblokiran terhadap situs-situs tersebut.”

Selama menjabat sebagai Menkominfo, Budi Arie telah memblokir sekitar 3,8 juta situs judo. Menteri Kominfo Budi Arie saat itu benar-benar serius memberantas situs judo, lebih dari 3 juta situs judi online berhasil diblokir. Bahkan, Kementerian Kominfo juga menangani 25.500 sisipan halaman judi online di situs lembaga pendidikan, serta 26.560 sisipan halaman judi di situs lembaga pemerintahan.

Oleh karena itu, narasi negatif, framing isu, dan komentar-komentar miring yang diarahkan kepada Menteri Koperasi Budi Arie terkesan datang dari barisan sakit hati. Sebab, saat menjabat sebagai Menteri Kominfo, Budi Arie memang benar-benar memberantas jutaan situs judo. Sudah pasti ada pihak-pihak yang tidak suka dan tidak senang atas keberanian Budi Arie — mungkin saja berasal dari kelompok yang terganggu kepentingannya karena situs-situs mereka diberantas.

Oleh sebab itu, ramainya pemberitaan di berbagai media tentang dugaan keterlibatan Budi Arie dalam judi online, sesungguhnya menunjukkan bahwa beliau adalah korban framing dan fitnah. Budi Arie hanya menjadi korban dari serangan narasi palsu dalam kasus judo.

Saat ini, masyarakat sudah semakin cerdas dalam menanggapi informasi, terutama terhadap berita-berita yang menggiring opini dan melakukan framing terhadap seseorang.

Berdasarkan fakta-fakta dan data di atas, saya menilai bahwa keutuhan informasi sangat penting untuk memahami persoalan ini. Saya juga berharap penjelasan ini bisa membuat publik semakin paham. Faktanya, masyarakat hari ini sudah pintar dan bisa melihat bahwa Budi Arie tidak terlibat dalam praktik perlindungan situs judi online.

Saya juga meminta kepada publik agar tidak mudah terpengaruh oleh kabar bohong dan framing negatif terkait dugaan aliran dana judi online yang terus menuding Menteri Koperasi Budi Arie terlibat. Diketahui, Menkop Budi Arie sudah membantah isu tersebut, dan setidaknya ada tiga poin penting yang membuktikan bahwa beliau sama sekali tidak terlibat dalam perlindungan situs judi online seperti yang disebarkan oleh narasi liar

Salam hormat,
Ketua Umum DPP LPPI
Dedi Siregar

Berita Terkait

Fahd El Fouz A Rafiq : Pemberhentian Sekjend AMPI Tidak Sah dan Melanggaran Aturan Partai Golkar
GP Alwashliyah Dukung Sikap Tegas Kepala BP BUMN Dony Oskaria: Desak PT PP Jalankan Restrukturisasi Tanpa Mengorbankan Karyawan
Mayjen TNI Krido Pramono Gugah Semangat Anak Bangsa Lewat Lagu “Teruslah Melangkah”, PW GP Al Washliyah Beri Apresiasi Tinggi
Momentum Idul Fitri, PDBN, PGSI dan RSINU Gandeng Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis Tahap Kedua
Optimalkan Sertipikasi Tanah Wakaf, Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU
UGM Hilangkan Stigma Hipnoterapi Lewat Pendekatan Ilmiah dan Akademis
Polda Metro Jaya Vs Faisal Amsir, Ujian Nyata Nyali Polisi Tangkap Burnonan Pelecehan Perempuan
Ketua Umum JARNAS Anti TPPO Mendorong Adanya Revisi Sistem Regulasi UU Nomor 21 Tahun 2007 Tentang TPPO

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:51

Gerak Cepat Resmob Polres Simalungun, Pelaku Curat di Sinaksak Diringkus Kurang dari Sepekan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:21

Operasi Senyap Polsek Bosar Maligas: Tangkap Pengedar Narkotika dengan 19 Paket Ganja Siap Edar

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:51

Skandal Besar di Organisasi Pers: Dugaan Penyalahgunaan Sabu dan Pemalsuan Tanda Tangan, Siapa yang Akan Menjawab?

Minggu, 26 Oktober 2025 - 23:54

Kuasa Hukum Sebut Kasus Rahmadi Sarat Rekayasa, Minta PN Tanjungbalai Bebaskan dari Dakwaan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 03:39

Tim Gabungan Polres Gayo Lues Tangkap Herman, Pelaku Penganiayaan yang Mengakibatkan Korban Tewas di Subulussalam

Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:24

Pengakuan Mengejutkan Farida Mike: Sertifikat Hotel Grand Mahkota Digadaikan, Harta Tak Pernah Dibagi

Minggu, 20 Juli 2025 - 18:12

Dari Lamongan untuk Indonesia: Potret Buram Penegakan Hukum di Tengah Jeritan Warga

Sabtu, 19 Juli 2025 - 18:45

Solar Subsidi Diolah di Gudang Ilegal, Negara Rugi, Warga Terancam Bahaya

Berita Terbaru