Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden

BHAYANGKARA NASIONAL

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:44

5014 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum: Insan Pers Profesional adalah Aset Bangsa.

JAKARTA, – Pertanyaan “masih adakah pers yang nasionalis?” dijawab oleh Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (DPP AKPERSI). Organisasi ini menegaskan masih banyak wartawan dan media yang bekerja secara profesional, idealis, dan mencintai Indonesia, Sabtu (25/7/2026).

Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum DPP AKPERSI Rino Triyono, S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., C.F.L.E., C.ILJ., menanggapi pidato Presiden RI Prabowo Subianto pada acara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menyinggung istilah “londo ireng”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

DPP AKPERSI menyatakan menghormati Presiden RI sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan. Namun organisasi pers berharap setiap penyampaian terkait insan pers disampaikan secara proporsional.

“Kami mengingatkan Bapak Presiden Prabowo Subianto bahwa tidak semua wartawan, jurnalis, maupun media adalah ‘londo ireng’. Masih sangat banyak insan pers yang berjiwa nasionalis, idealis, berintegritas, dan profesional,” ujar Rino di Jakarta, Sabtu (25/7/2026).

Peran Pers Diatur Undang-Undang

Rino menjelaskan, sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, wartawan dan media memiliki fungsi strategis dalam kehidupan berbangsa.

“Pers berfungsi menyampaikan informasi, memberikan edukasi kepada masyarakat, menjalankan kontrol sosial, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel,” jelasnya.

Ia menegaskan, kritik yang disampaikan wartawan dan media yang berlandaskan fakta, data, dan kepentingan publik bukanlah bentuk permusuhan terhadap pemerintah.

“Kritik yang membangun merupakan bentuk kecintaan kepada bangsa dan negara. Wartawan profesional hadir untuk membantu mengingatkan apabila ada kebijakan yang perlu dievaluasi demi kepentingan rakyat dan kemajuan Indonesia,” tegas Rino.

Ajak Junjung Kode Etik Jurnalistik

DPP AKPERSI mengajak seluruh wartawan, jurnalis, perusahaan media, dan organisasi pers di Indonesia untuk terus menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik.

“Independensi, profesionalisme, serta pemberitaan yang berimbang, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan harus terus kita jaga bersama,” kata Rino.

Di sisi lain, DPP AKPERSI berharap hubungan antara pemerintah dengan wartawan dan media dapat terus dibangun melalui komunikasi yang sehat, saling menghormati, serta memahami peran masing-masing dalam menjaga stabilitas nasional.

“Kami percaya Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen besar untuk membangun Indonesia. Karena itu, wartawan, jurnalis, dan media yang bekerja secara profesional, nasionalis, dan idealis tetap diberikan penghormatan sebagai mitra strategis bangsa,” tutupnya.

Sumber: Humas DPP AKPERSI
Editor: AKPERSI Kota Pekanbaru-Riau

Berita Terkait

Momentum RAKERWIL, Ketum PP GPA Dorong GPA DKI Makin Diperhitungkan, Perkuat Kekompakan dan Kemandirian Organisasi
FPII Tantang Presiden Prabowo Buka-Bukaan : Siapa dan Jurnalis Mana yang Beliau Maksud Penghianat Bangsa dan Antek Asing!!
Penahanan Febrie Tanpa Rompi dan Borgol Tuai Sorotan, PW GP Al Washliyah: Jangan Ada Tersangka VIP, Semua Sama di Mata Hukum
Majelis Riyadhoh Arrifaiyyah dan SABATIN Gelar Penyembelihan dan Penyaluran Hewan Kurban Iduladha 1447 H
Pelatihan Bersama Antara Prajurit TNI AU Dengan Personel US Air Force
Program Makan Bergizi Gratis Sudah Tepat Dilanjutkan, Narasi “Hentikan MBG” Dinilai Menghambat Kemajuan Anak Bangsa
Konsolidasi Kader dan Relawan Perkuat Posisi Samsuri, S.Pd.I, M.A sebagai Calon Presiden RI 2029 di Peta Politik Nasional
PW GP Al Washliyah DKI Jakarta: Usulan BNN Larang Vape di RUU Narkotika Sudah Tepat

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:51

Gerak Cepat Resmob Polres Simalungun, Pelaku Curat di Sinaksak Diringkus Kurang dari Sepekan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:21

Operasi Senyap Polsek Bosar Maligas: Tangkap Pengedar Narkotika dengan 19 Paket Ganja Siap Edar

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:51

Skandal Besar di Organisasi Pers: Dugaan Penyalahgunaan Sabu dan Pemalsuan Tanda Tangan, Siapa yang Akan Menjawab?

Minggu, 26 Oktober 2025 - 23:54

Kuasa Hukum Sebut Kasus Rahmadi Sarat Rekayasa, Minta PN Tanjungbalai Bebaskan dari Dakwaan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 03:39

Tim Gabungan Polres Gayo Lues Tangkap Herman, Pelaku Penganiayaan yang Mengakibatkan Korban Tewas di Subulussalam

Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:24

Pengakuan Mengejutkan Farida Mike: Sertifikat Hotel Grand Mahkota Digadaikan, Harta Tak Pernah Dibagi

Minggu, 20 Juli 2025 - 18:12

Dari Lamongan untuk Indonesia: Potret Buram Penegakan Hukum di Tengah Jeritan Warga

Sabtu, 19 Juli 2025 - 18:45

Solar Subsidi Diolah di Gudang Ilegal, Negara Rugi, Warga Terancam Bahaya

Berita Terbaru