Teka-Teki Siapa Dalang Judi Tembak Ikan yang Kebal Hukum di Wilayah Binjai

BHAYANGKARA NASIONAL

Minggu, 13 Juli 2025 - 00:13

50147 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binjai, 12 Juli 2025 — Praktik perjudian jenis tembak ikan yang berlokasi di kawasan Pasar 7, Desa Tandam Hulu 2, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, terus beroperasi tanpa hambatan. Ironisnya, lokasi perjudian ini berada tidak jauh dari wilayah hukum Polres Binjai. Namun hingga kini, aparat penegak hukum belum juga mengambil tindakan tegas.

Dugaan pembiaran oleh pihak kepolisian pun semakin menguat. Lokasi perjudian tersebut bukan hanya terus buka setiap hari, tetapi juga dipadati oleh para pemain yang datang silih berganti. Sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa praktik judi ini sudah berlangsung cukup lama dan masyarakat sekitar telah menyampaikan keresahan mereka.

“Sudah lama judi tembak ikan itu beroperasi, Bang. Kuat dugaan, Polres Binjai terkesan melindungi. Makanya sampai saat ini belum pernah ditindak tegas,” ujar seorang warga kepada wartawan pada Sabtu (12/7/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menambahkan bahwa pemilik dan pengelola lokasi judi terkesan tidak menghiraukan keresahan warga, seolah memiliki ‘payung hukum’ yang melindungi bisnis ilegal tersebut.

“Meski warga setempat sudah resah dengan keberadaan judi tembak ikan itu, pemilik maupun pengelolanya tidak peduli. Mereka tetap jalankan usaha haram itu setiap hari,” ungkapnya.

Kegiatan perjudian ini tidak hanya menimbulkan keresahan sosial, tetapi juga ditengarai berdampak pada meningkatnya praktik kriminal dan kerusakan moral di lingkungan sekitar. Tidak sedikit pemuda bahkan kepala keluarga yang terlilit hutang akibat candu berjudi di lokasi tersebut.

Secara hukum, perjudian jelas dilarang di Indonesia. Pasal 303 KUHP mengatur pidana penjara bagi siapa pun yang menyelenggarakan, menyediakan tempat, atau mengambil keuntungan dari perjudian. Namun, dalam praktiknya, penegakan hukum terhadap aktivitas perjudian kerap kali tebang pilih atau bahkan mandek karena adanya dugaan “kerjasama diam-diam” antara pengelola dan oknum penegak hukum.

Pihak Polres Binjai yang dikonfirmasi pada Sabtu (12/7/2025) melalui Kapolres AKBP Bambang Christanto SIK, belum memberikan tanggapan terkait informasi yang telah lama beredar ini. Hingga berita ini diturunkan, upaya klarifikasi yang dilakukan oleh wartawan belum mendapatkan jawaban.

Sementara itu, Lembaga Swadaya Masyarakat dan aktivis anti-korupsi mulai menyoroti dugaan pembiaran aparat penegak hukum dalam kasus ini. Mereka menuntut agar Kapolda Sumut maupun Mabes Polri turun tangan langsung untuk menelusuri dugaan keterlibatan oknum dan segera menutup praktik judi yang meresahkan tersebut.

“Kalau aparat di daerah tak sanggup, kita harap Mabes Polri turun. Jangan biarkan penyakit masyarakat seperti ini terus dibiarkan, apalagi kalau ada indikasi keterlibatan aparat,” ujar seorang aktivis hukum di Medan.

Masyarakat kini menanti langkah tegas dari kepolisian. Pertanyaannya, akankah hukum benar-benar ditegakkan atau justru kalah oleh kepentingan segelintir pihak? (*)

Berita Terkait

Sambut HBP ke-62, Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Halinar
Komitmen Zero HP dan Narkoba, Lapas Binjai Lakukan Penggeledahan Mendadak di Blok Hunian
Lapas Kelas IIA Binjai Gelar Munggahan Sambut Ramadan 1447 H, Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Pegawai
Humanis dan Religius, Kalapas Binjai Pimpin Bersih-Bersih Mushola di Tengah Pemukiman Warga
Warga Binaan Lapas Binjai Antusias Ikuti Pelatihan Budidaya Tanaman Hidroponik
Lapas Binjai Berbagi Kasih dengan Bantuan Sosial
Tingkatkan Pembinaan Kemandirian, Lapas Binjai Gelar Pelatihan Pembuatan Roti dan Kontruksi Baja Ringan Untuk Warga Binaan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:51

Gerak Cepat Resmob Polres Simalungun, Pelaku Curat di Sinaksak Diringkus Kurang dari Sepekan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:21

Operasi Senyap Polsek Bosar Maligas: Tangkap Pengedar Narkotika dengan 19 Paket Ganja Siap Edar

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:51

Skandal Besar di Organisasi Pers: Dugaan Penyalahgunaan Sabu dan Pemalsuan Tanda Tangan, Siapa yang Akan Menjawab?

Minggu, 26 Oktober 2025 - 23:54

Kuasa Hukum Sebut Kasus Rahmadi Sarat Rekayasa, Minta PN Tanjungbalai Bebaskan dari Dakwaan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 03:39

Tim Gabungan Polres Gayo Lues Tangkap Herman, Pelaku Penganiayaan yang Mengakibatkan Korban Tewas di Subulussalam

Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:24

Pengakuan Mengejutkan Farida Mike: Sertifikat Hotel Grand Mahkota Digadaikan, Harta Tak Pernah Dibagi

Minggu, 20 Juli 2025 - 18:12

Dari Lamongan untuk Indonesia: Potret Buram Penegakan Hukum di Tengah Jeritan Warga

Sabtu, 19 Juli 2025 - 18:45

Solar Subsidi Diolah di Gudang Ilegal, Negara Rugi, Warga Terancam Bahaya

Berita Terbaru