PW GPA DKI: Stop Adu Rakyat dengan Aparat Kepolisian

BHAYANGKARA NASIONAL

Jumat, 29 Agustus 2025 - 11:05

50151 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 29 Agustus 2025 | Seruan Damai dan Keadilan di Tengah Situasi Aksi Demo dari Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah Provinsi DKI Jakarta melalui Ketua Dedi Siregar.

Meningkatnya ketegangan antara massa demo dan aparat kepolisian dalam beberapa aksi unjuk rasa belakangan ini memunculkan kekhawatiran serius atas situasi keamanan dan stabilitas sosial. Kami menyerukan: Stop adu rakyat dengan aparat!

Unjuk rasa adalah bagian dari hak konstitusional warga negara untuk menyampaikan pendapat secara damai. Namun, penggunaan framing dan provokasi yang menimbulkan kekuatan berlebihan, serta penggiringan massa menuju benturan fisik, hanya akan memperdalam jurang konflik horizontal di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rakyat bukan musuh negara. Aparat kepolisian juga bukan lawan masyarakat. Keduanya adalah bagian dari bangsa ini yang saling menjaga, bukan saling melukai,” ujar Dedi Siregar, Ketua PW GPA DKI Jakarta.

Provokasi dan benturan antara warga sipil dan aparat tidak hanya mengancam keselamatan jiwa, tetapi juga memperburuk citra terhadap institusi negara. Kami menduga ada upaya sistematis dari pihak-pihak tertentu untuk menciptakan instabilitas sosial melalui skenario adu domba antara rakyat dan aparat.

Kami menilai Kapolri dan Kapolda Metro Jaya telah berhasil menjamin pendekatan persuasif dan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan. Aparat keamanan di lapangan jangan diprovokasi dan jangan diintimidasi dengan kekerasan.

Kami meminta peserta aksi yang menyuarakan aspirasi secara damai agar tidak mudah terprovokasi. Masyarakat sipil diimbau untuk tetap tenang, menjaga aksi dalam koridor hukum, serta menjunjung tinggi prinsip non-kekerasan.

Media massa dan media sosial diharapkan menyajikan pemberitaan yang berimbang dan tidak memperkeruh keadaan.

Kita semua bertanggung jawab menjaga Indonesia tetap damai dan berdaulat, tanpa perlu mengorbankan anak bangsa karena perbedaan pandangan. Saatnya menolak segala bentuk konflik horizontal yang hanya akan menguntungkan segelintir elite politik atau kekuatan asing yang ingin melihat bangsa ini terpecah.

Indonesia harus kuat, dan itu hanya bisa terwujud jika rakyat dan aparat berdiri bersama – bukan saling berhadapan.

Hormat Kami,
PIMPINAN WILAYAH
GERAKAN PEMUDA AL WASHLIYAH
PROVINSI DKI JAKARTA

Ketua,
Dedi Siregar

Berita Terkait

Momentum RAKERWIL, Ketum PP GPA Dorong GPA DKI Makin Diperhitungkan, Perkuat Kekompakan dan Kemandirian Organisasi
FPII Tantang Presiden Prabowo Buka-Bukaan : Siapa dan Jurnalis Mana yang Beliau Maksud Penghianat Bangsa dan Antek Asing!!
Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden
Penahanan Febrie Tanpa Rompi dan Borgol Tuai Sorotan, PW GP Al Washliyah: Jangan Ada Tersangka VIP, Semua Sama di Mata Hukum
Majelis Riyadhoh Arrifaiyyah dan SABATIN Gelar Penyembelihan dan Penyaluran Hewan Kurban Iduladha 1447 H
Pelatihan Bersama Antara Prajurit TNI AU Dengan Personel US Air Force
Program Makan Bergizi Gratis Sudah Tepat Dilanjutkan, Narasi “Hentikan MBG” Dinilai Menghambat Kemajuan Anak Bangsa
Konsolidasi Kader dan Relawan Perkuat Posisi Samsuri, S.Pd.I, M.A sebagai Calon Presiden RI 2029 di Peta Politik Nasional

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:51

Gerak Cepat Resmob Polres Simalungun, Pelaku Curat di Sinaksak Diringkus Kurang dari Sepekan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:21

Operasi Senyap Polsek Bosar Maligas: Tangkap Pengedar Narkotika dengan 19 Paket Ganja Siap Edar

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:51

Skandal Besar di Organisasi Pers: Dugaan Penyalahgunaan Sabu dan Pemalsuan Tanda Tangan, Siapa yang Akan Menjawab?

Minggu, 26 Oktober 2025 - 23:54

Kuasa Hukum Sebut Kasus Rahmadi Sarat Rekayasa, Minta PN Tanjungbalai Bebaskan dari Dakwaan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 03:39

Tim Gabungan Polres Gayo Lues Tangkap Herman, Pelaku Penganiayaan yang Mengakibatkan Korban Tewas di Subulussalam

Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:24

Pengakuan Mengejutkan Farida Mike: Sertifikat Hotel Grand Mahkota Digadaikan, Harta Tak Pernah Dibagi

Minggu, 20 Juli 2025 - 18:12

Dari Lamongan untuk Indonesia: Potret Buram Penegakan Hukum di Tengah Jeritan Warga

Sabtu, 19 Juli 2025 - 18:45

Solar Subsidi Diolah di Gudang Ilegal, Negara Rugi, Warga Terancam Bahaya

Berita Terbaru