Tuntutan Pembubaran DPR, PW GPA DKI : Masyarakat Waspada Terhadap Intervensi Asing dalam Kedaulatan Nasional

BHAYANGKARA NASIONAL

Jumat, 29 Agustus 2025 - 10:43

50139 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 29 Agustus 2025 — Sejumlah kalangan menyoroti dinamika politik terbaru terkait aksi demo tuntutan pembubaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang dinilai tidak hanya sebagai manuver internal, melainkan juga diduga kuat dipengaruhi oleh kepentingan asing. Langkah tersebut memunculkan kekhawatiran serius terkait upaya pelemahan sistem demokrasi dan kedaulatan politik nasional.

“Indikasi adanya intervensi eksternal dalam proses politik domestik tidak bisa diabaikan begitu saja. Pembubaran DPR, jika benar-benar dilakukan, bisa menjadi pintu masuk bagi kekuatan asing untuk melemahkan institusi demokrasi kita dari dalam,” ujar Ketua GPA Provinsi DKI Jakarta, Dedi Siregar, dalam pernyataan resminya.

Berdasarkan informasi yang beredar di berbagai kalangan diplomatik dan analis geopolitik, mantan Kepala BIN A.M. Hendropriyono juga mengetahui adanya campur tangan asing di balik kericuhan demo pada 28 Agustus di DPR RI. Diduga ada pihak asing yang memiliki pengaruh besar terhadap negaranya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terdapat dugaan bahwa beberapa kekuatan asing memiliki kepentingan strategis untuk memengaruhi arah kebijakan nasional Indonesia, terutama di bidang sumber daya alam, pertahanan, dan regulasi ekonomi.

“Langkah-langkah delegitimasi lembaga legislatif bisa jadi bagian dari skenario jangka panjang untuk mengalihkan kontrol terhadap kebijakan negara. Ketika lembaga perwakilan rakyat dilemahkan atau dibubarkan, maka ruang partisipasi publik dan transparansi pemerintahan juga ikut terkikis,” tambah Dedi Siregar.

Pihaknya mendesak agar Presiden dan seluruh pemangku kepentingan menjaga stabilitas sistem ketatanegaraan dan tidak terjebak pada tekanan eksternal maupun kepentingan kelompok tertentu yang ingin memanfaatkan situasi.

Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tengah berupaya membangun kemandirian melalui empat program utama: kedaulatan pangan, kedaulatan energi, hilirisasi industri, dan MBG. “Cita-cita besar ini pasti menghadapi tantangan. Salah satunya, pihak asing mencoba mengacaukan bangsa ini dengan memanfaatkan momentum,” tegas Dedi.

“Kami menolak segala bentuk intervensi asing dalam urusan politik dalam negeri. Kami meminta kepada pemerintah untuk tetap menjaga keutuhan lembaga demokrasi seperti DPR sebagai wujud kedaulatan rakyat.”

Sementara itu, masyarakat sipil, akademisi, dan tokoh-tokoh nasional diimbau untuk tetap tenang dan tidak terjebak dalam narasi opini di media sosial yang mem-framing isu pembubaran DPR. Integritas proses demokrasi harus tetap dijaga di tengah meningkatnya polarisasi dan potensi manipulasi informasi yang kian masif.

Salam hormat,
PIMPINAN WILAYAH
GERAKAN PEMUDA AL WASHLIYAH
PROVINSI DKI JAKARTA

KETUA,
Dedi Siregar

Berita Terkait

Momentum RAKERWIL, Ketum PP GPA Dorong GPA DKI Makin Diperhitungkan, Perkuat Kekompakan dan Kemandirian Organisasi
FPII Tantang Presiden Prabowo Buka-Bukaan : Siapa dan Jurnalis Mana yang Beliau Maksud Penghianat Bangsa dan Antek Asing!!
Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden
Penahanan Febrie Tanpa Rompi dan Borgol Tuai Sorotan, PW GP Al Washliyah: Jangan Ada Tersangka VIP, Semua Sama di Mata Hukum
Majelis Riyadhoh Arrifaiyyah dan SABATIN Gelar Penyembelihan dan Penyaluran Hewan Kurban Iduladha 1447 H
Pelatihan Bersama Antara Prajurit TNI AU Dengan Personel US Air Force
Program Makan Bergizi Gratis Sudah Tepat Dilanjutkan, Narasi “Hentikan MBG” Dinilai Menghambat Kemajuan Anak Bangsa
Konsolidasi Kader dan Relawan Perkuat Posisi Samsuri, S.Pd.I, M.A sebagai Calon Presiden RI 2029 di Peta Politik Nasional

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:51

Gerak Cepat Resmob Polres Simalungun, Pelaku Curat di Sinaksak Diringkus Kurang dari Sepekan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:21

Operasi Senyap Polsek Bosar Maligas: Tangkap Pengedar Narkotika dengan 19 Paket Ganja Siap Edar

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:51

Skandal Besar di Organisasi Pers: Dugaan Penyalahgunaan Sabu dan Pemalsuan Tanda Tangan, Siapa yang Akan Menjawab?

Minggu, 26 Oktober 2025 - 23:54

Kuasa Hukum Sebut Kasus Rahmadi Sarat Rekayasa, Minta PN Tanjungbalai Bebaskan dari Dakwaan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 03:39

Tim Gabungan Polres Gayo Lues Tangkap Herman, Pelaku Penganiayaan yang Mengakibatkan Korban Tewas di Subulussalam

Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:24

Pengakuan Mengejutkan Farida Mike: Sertifikat Hotel Grand Mahkota Digadaikan, Harta Tak Pernah Dibagi

Minggu, 20 Juli 2025 - 18:12

Dari Lamongan untuk Indonesia: Potret Buram Penegakan Hukum di Tengah Jeritan Warga

Sabtu, 19 Juli 2025 - 18:45

Solar Subsidi Diolah di Gudang Ilegal, Negara Rugi, Warga Terancam Bahaya

Berita Terbaru