Koordinator IKA PMII Jakarta Dorong Pemerintah Tuntaskan Agenda Reformasi Secara Menyeluruh

BHAYANGKARA NASIONAL

Rabu, 17 September 2025 - 13:15

50159 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Koordinator Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Jakarta, Syarief, menegaskan dukungannya agar pemerintah segera menuntaskan agenda reformasi secara menyeluruh. Ia mengingatkan bahwa reformasi tidak boleh mandek di tengah jalan, sebab masih banyak pekerjaan besar yang menanti, mulai dari pembenahan partai politik, Polri, TNI, supremasi hukum, pemberantasan korupsi, hingga reformasi sistem pendidikan nasional.

Menurut Syarief, hak menyampaikan pendapat di muka umum adalah hak dasar warga negara yang dijamin undang-undang. Karena itu, demonstrasi sebagai salah satu sarana perjuangan sah-sah saja dilakukan sepanjang tetap damai, tidak anarkis, dan tidak menodai kehormatan simbol-simbol negara. “Kritik itu penting, tapi harus damai dan konstruktif. Jangan sampai perjuangan dikotori aksi anarkisme,” ujarnya di Jakarta, Rabu (17/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyoroti aspirasi publik yang terus berkembang, termasuk tuntutan 17+8 yang digaungkan mahasiswa dan koalisi masyarakat sipil. Menurutnya, suara generasi muda harus menjadi energi positif untuk memastikan cita-cita reformasi 1998 benar-benar diwujudkan. “IKA PMII mendorong kritik konstruktif sebagai bentuk dukungan agar pemerintah serius menuntaskan reformasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Syarief menekankan pentingnya keberanian pemerintah dalam menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM yang hingga kini belum tuntas. Baginya, komitmen terhadap HAM adalah fondasi penting untuk memperkuat demokrasi sekaligus menjaga martabat bangsa di mata dunia. “HAM tidak boleh diabaikan. Pemerintah harus berani menyelesaikan persoalan ini secara transparan,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Syarief mengajak generasi muda untuk tidak berhenti pada simbolisme, melainkan ikut aktif mengawal agenda-agenda strategis kebangsaan. “Perjuangan kita adalah memastikan reformasi benar-benar menyentuh semua lini dan membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan rakyat. Itulah jalan terbaik untuk membangun Indonesia yang lebih adil dan demokratis,” pungkasnya.

Berita Terkait

Momentum RAKERWIL, Ketum PP GPA Dorong GPA DKI Makin Diperhitungkan, Perkuat Kekompakan dan Kemandirian Organisasi
FPII Tantang Presiden Prabowo Buka-Bukaan : Siapa dan Jurnalis Mana yang Beliau Maksud Penghianat Bangsa dan Antek Asing!!
Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden
Penahanan Febrie Tanpa Rompi dan Borgol Tuai Sorotan, PW GP Al Washliyah: Jangan Ada Tersangka VIP, Semua Sama di Mata Hukum
Majelis Riyadhoh Arrifaiyyah dan SABATIN Gelar Penyembelihan dan Penyaluran Hewan Kurban Iduladha 1447 H
Pelatihan Bersama Antara Prajurit TNI AU Dengan Personel US Air Force
Program Makan Bergizi Gratis Sudah Tepat Dilanjutkan, Narasi “Hentikan MBG” Dinilai Menghambat Kemajuan Anak Bangsa
Konsolidasi Kader dan Relawan Perkuat Posisi Samsuri, S.Pd.I, M.A sebagai Calon Presiden RI 2029 di Peta Politik Nasional

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:51

Gerak Cepat Resmob Polres Simalungun, Pelaku Curat di Sinaksak Diringkus Kurang dari Sepekan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:21

Operasi Senyap Polsek Bosar Maligas: Tangkap Pengedar Narkotika dengan 19 Paket Ganja Siap Edar

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:51

Skandal Besar di Organisasi Pers: Dugaan Penyalahgunaan Sabu dan Pemalsuan Tanda Tangan, Siapa yang Akan Menjawab?

Minggu, 26 Oktober 2025 - 23:54

Kuasa Hukum Sebut Kasus Rahmadi Sarat Rekayasa, Minta PN Tanjungbalai Bebaskan dari Dakwaan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 03:39

Tim Gabungan Polres Gayo Lues Tangkap Herman, Pelaku Penganiayaan yang Mengakibatkan Korban Tewas di Subulussalam

Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:24

Pengakuan Mengejutkan Farida Mike: Sertifikat Hotel Grand Mahkota Digadaikan, Harta Tak Pernah Dibagi

Minggu, 20 Juli 2025 - 18:12

Dari Lamongan untuk Indonesia: Potret Buram Penegakan Hukum di Tengah Jeritan Warga

Sabtu, 19 Juli 2025 - 18:45

Solar Subsidi Diolah di Gudang Ilegal, Negara Rugi, Warga Terancam Bahaya

Berita Terbaru