Polres Gayo Lues Evakuasi Warga Desa Palok Terdampak Banjir Bandang

BHAYANGKARA NASIONAL

Senin, 1 Desember 2025 - 09:03

50127 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren, 27 November 2025 | Polres Gayo Lues bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap warga Desa Palok, Kecamatan Blangkejeren, yang terdampak banjir bandang pada Kamis (27/11). Sebanyak 35 personel diturunkan ke lokasi untuk membantu masyarakat yang rumahnya terendam material lumpur dan air.

Evakuasi dilakukan secara bertahap menggunakan kendaraan taktis, serta alat bantu lainnya untuk memastikan seluruh warga, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil, dapat dipindahkan dengan aman.

Dalam kegiatan tersebut, warga yang dievakuasi diarahkan ke penampungan sementara di SDN 9 Blangkejeren, yang berada di kawasan Blangtenggulungan. Lokasi tersebut dipilih karena posisi yang aman dan mudah dijangkau, serta telah dilengkapi fasilitas darurat bagi para korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kabagops Kompol Iskandar, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa penanganan cepat dilakukan mengingat kondisi banjir bandang yang terjadi cukup parah dan berpotensi membahayakan keselamatan warga.

Kami langsung menurunkan personel begitu menerima laporan dari masyarakat. Fokus utama adalah menyelamatkan warga dari lokasi banjir dan memastikan mereka mendapatkan tempat perlindungan yang aman. Polres Gayo Lues bersama instansi terkait terus memantau situasi di lapangan, ujar Kompol Iskandar.

Ia menambahkan bahwa pihaknya juga memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi, termasuk makanan siap saji, air bersih, dan layanan kesehatan darurat. Selain itu, personel kepolisian juga dikerahkan untuk melakukan patroli di sekitar lokasi banjir guna mencegah potensi gangguan kamtibmas.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Desa Palok masih dalam pemantauan intensif. Polres Gayo Lues bersama pemerintah daerah dan BPBD terus melakukan asesmen dampak kerusakan serta menyiapkan langkah lanjutan untuk penanganan masyarakat terdampak bencana.

Sumber : Humas Polres Gayo Lues

Berita Terkait

Proyek Fiktif di Gayo Lues, Perpustakaan Desa Tidak Ada, Anggaran Ratusan Juta Hilang
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Berhasil Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Sabu, Seorang ASN Diamankan
Perubahan Nama Tidak Menghapus Pertanggungjawaban Pidana Korporasi, LIRA Desak Audit Total PT Rosin
Dari Limbah hingga Legalitas Bahan Baku, PT Rosin Dinilai Menyimpan Pola Seolah Kebal Hukum
Dari Limbah ke Legalitas Bahan Baku, PT Rosin Dipersoalkan sebagai Perusahaan yang Tak Tertib
Dugaan Limbah ke Lingkungan dan Pengiriman Produk yang Dipersoalkan Membelit PT Rosin Trading Internasional
Jika Getah Pinus Tanpa Dokumen Diproses Polisi, PT Rosin Trading Internasional Juga Patut Diperiksa Secara Hukum
Ketiadaan Izin dan Dugaan Pembuangan Limbah Membayangi PT Rosin Internasional, Polda Aceh Diminta Bertindak

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:51

Gerak Cepat Resmob Polres Simalungun, Pelaku Curat di Sinaksak Diringkus Kurang dari Sepekan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:21

Operasi Senyap Polsek Bosar Maligas: Tangkap Pengedar Narkotika dengan 19 Paket Ganja Siap Edar

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:51

Skandal Besar di Organisasi Pers: Dugaan Penyalahgunaan Sabu dan Pemalsuan Tanda Tangan, Siapa yang Akan Menjawab?

Minggu, 26 Oktober 2025 - 23:54

Kuasa Hukum Sebut Kasus Rahmadi Sarat Rekayasa, Minta PN Tanjungbalai Bebaskan dari Dakwaan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 03:39

Tim Gabungan Polres Gayo Lues Tangkap Herman, Pelaku Penganiayaan yang Mengakibatkan Korban Tewas di Subulussalam

Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:24

Pengakuan Mengejutkan Farida Mike: Sertifikat Hotel Grand Mahkota Digadaikan, Harta Tak Pernah Dibagi

Minggu, 20 Juli 2025 - 18:12

Dari Lamongan untuk Indonesia: Potret Buram Penegakan Hukum di Tengah Jeritan Warga

Sabtu, 19 Juli 2025 - 18:45

Solar Subsidi Diolah di Gudang Ilegal, Negara Rugi, Warga Terancam Bahaya

Berita Terbaru