Kapolres AKBP Hyrowo Gerakkan Polres Gayo Lues dan Masyarakat Bangun Akses Penting Pascabanjir

BHAYANGKARA NASIONAL

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:23

50104 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Empat jembatan gantung dibangun di sejumlah desa di Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, sebagai respons cepat pascabanjir bandang yang terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2025. Proyek ini digagas dan dikoordinasikan langsung oleh Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., yang turut turun ke lapangan bersama jajarannya, bahu-membahu bersama masyarakat sebagai bentuk nyata empati dan kehadiran negara di tengah situasi darurat.

Kerusakan akses transportasi akibat banjir menjadi kendala utama bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk aktivitas sosial, pertanian, dan distribusi logistik. Menjawab hal tersebut, Kapolres memastikan percepatan pembangunan jembatan menjadi prioritas, dengan melibatkan anggota kepolisian dari berbagai satuan serta partisipasi aktif masyarakat setempat. “Kami hadir bukan hanya sebagai aparat, tetapi sebagai bagian dari masyarakat. Apa yang dirasakan warga, itu juga menjadi tanggung jawab kami,” ungkap AKBP Hyrowo di sela-sela kegiatan pembangunan, di hadapan warga yang turut bergotong royong.

Pembangunan jembatan gantung pertama dilakukan di Desa Pungke Jaya, dipimpin oleh Kaurbinops Satreskrim Polres Gayo Lues, IPDA Muhammad Yoga Wiratama, S.Tr.IK. Akses ini sebelumnya rusak total akibat derasnya aliran banjir yang menyapu infrastruktur desa. Kerja sama antara masyarakat dan personel Satreskrim menjadi kunci dalam mempercepat proses pembangunan. Sementara itu, di Desa Jeret Onom, jembatan gantung dibangun dengan inisiatif Kanittipidkor Satreskrim, AIPDA Ilham Minaldi, S.H. Jembatan ini memiliki peran vital dalam menunjang aktivitas pertanian warga yang merupakan sektor utama penopang kehidupan ekonomi desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya serupa dilakukan di Desa Gumpang Lempuh, di mana proses pembangunan dipimpin oleh Kasatintelkam Polres Gayo Lues, AKP Jun Andri Saputra, S.H., dan Bripka TM Saputra, serta perkuatan dari personel BKO Brimob Polda Sumatera Selatan. Sinergi antara personel kepolisian dari berbagai satuan menjadi cerminan soliditas dan dedikasi jajaran Polres Gayo Lues dalam menjalankan misi kemanusiaan.

Lebih lanjut, AKBP Hyrowo menyampaikan bahwa akan dibangun pula satu unit tambahan jembatan gantung di Desa Ramung Toa. Proyek ini akan dilaksanakan oleh personel gabungan sebagai tahap lanjutan guna memastikan seluruh jalur vital yang terdampak banjir dapat kembali difungsikan. Menurut Kapolres, pembangunan infrastruktur pascabencana bukan hanya tugas pemerintah daerah, melainkan juga tanggung jawab moral seluruh elemen, termasuk kepolisian.

Kehadiran dan keterlibatan langsung Kapolres di tengah-tengah warga tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap peran Polri sebagai pelayan, pelindung, sekaligus mitra yang tanggap dalam situasi krisis. Warga menyambut baik kepedulian tersebut. Apresiasi disampaikan secara hangat kepada Kapolres dan seluruh personel yang telah menunjukkan dedikasi dalam membangun kembali jembatan harapan bagi masyarakat Putri Betung.

Diharapkan, dengan selesainya pembangunan keempat jembatan gantung tersebut, mobilitas masyarakat dapat kembali normal, roda perekonomian desa pulih, dan ketahanan sosial masyarakat pascabencana semakin kuat. Aksi nyata jajaran Polres Gayo Lues di lapangan menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir dalam urusan penegakan hukum, tetapi juga sebagai pendorong pemulihan dan pembangunan pascabencana. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Proyek Fiktif di Gayo Lues, Perpustakaan Desa Tidak Ada, Anggaran Ratusan Juta Hilang
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Berhasil Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Sabu, Seorang ASN Diamankan
Perubahan Nama Tidak Menghapus Pertanggungjawaban Pidana Korporasi, LIRA Desak Audit Total PT Rosin
Dari Limbah hingga Legalitas Bahan Baku, PT Rosin Dinilai Menyimpan Pola Seolah Kebal Hukum
Dari Limbah ke Legalitas Bahan Baku, PT Rosin Dipersoalkan sebagai Perusahaan yang Tak Tertib
Dugaan Limbah ke Lingkungan dan Pengiriman Produk yang Dipersoalkan Membelit PT Rosin Trading Internasional
Jika Getah Pinus Tanpa Dokumen Diproses Polisi, PT Rosin Trading Internasional Juga Patut Diperiksa Secara Hukum
Ketiadaan Izin dan Dugaan Pembuangan Limbah Membayangi PT Rosin Internasional, Polda Aceh Diminta Bertindak

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:51

Gerak Cepat Resmob Polres Simalungun, Pelaku Curat di Sinaksak Diringkus Kurang dari Sepekan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:21

Operasi Senyap Polsek Bosar Maligas: Tangkap Pengedar Narkotika dengan 19 Paket Ganja Siap Edar

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:51

Skandal Besar di Organisasi Pers: Dugaan Penyalahgunaan Sabu dan Pemalsuan Tanda Tangan, Siapa yang Akan Menjawab?

Minggu, 26 Oktober 2025 - 23:54

Kuasa Hukum Sebut Kasus Rahmadi Sarat Rekayasa, Minta PN Tanjungbalai Bebaskan dari Dakwaan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 03:39

Tim Gabungan Polres Gayo Lues Tangkap Herman, Pelaku Penganiayaan yang Mengakibatkan Korban Tewas di Subulussalam

Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:24

Pengakuan Mengejutkan Farida Mike: Sertifikat Hotel Grand Mahkota Digadaikan, Harta Tak Pernah Dibagi

Minggu, 20 Juli 2025 - 18:12

Dari Lamongan untuk Indonesia: Potret Buram Penegakan Hukum di Tengah Jeritan Warga

Sabtu, 19 Juli 2025 - 18:45

Solar Subsidi Diolah di Gudang Ilegal, Negara Rugi, Warga Terancam Bahaya

Berita Terbaru