Poros Mahasiswa Bandung Bergerak Gelar Unras Sikapi MBG dan KMP serta Berbagai Permasalahan

BHAYANGKARA NASIONAL

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:24

5087 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Mahasiswa yang tergabung dalam Poros Mahasiswa Bandung Bergerak (PMBB) melakukan aksi unjuk rasa di Taman Dago Cikapayang Kota Bandung Jumat, 27 Februari 2026, mulai pukul 17.10 s.d 17.55 Wib.

Massa aksi sekitaran 45 orang melakukan long march dan berorasi di sepanjang jalan Ir.Djuanda membentangkan Spanduk dan melontarkan empat tuntutan di antaranya pertama, MBG : Maling Berkedok Gizi, kedua, Koperasi (Korupsi) Merah Putih, ketiga, Adili Brimob Penganiaya #Save Tual dan ke empat Usut Tuntas Kerusuhan 25 Agustus.

Koordinator lapangan Hasmi mengatakan tujuan mahasiswa melakukan aksi sebagai bentuk kontrol sosial mahasiswa agar Pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi Gratis

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, banyaknya kasus keracunan mengindikasikan banyaknya Korupsi dalam Program MBG, dan buruknya pengawasan serta kurang transparannya penggunaan anggaran adalah faktor utama Korupsi dalam dapur MBG.

Hasmi juga menyoroti Koperasi Merah Putih yang dinilai sebagai Sarang Korupsi dan meminta pemerintah melakukan evaluasi mendalam.

“Program MBG yang masih bermasalah, sekarang pemerintah membuat Koperasi Merah Putih yang mengganggu Dana Desa, Potensi Korupsi akan terbuka lebar karena akan dijadikan bancakan oleh pendukung pemerintah saat ini,” ujar Hasmi.

Selain itu, Massa aksi meminta agar proses penegakan hukum Anggota Brimob Penganiaya Siswa di Tual hingga Tewas di lakukan secara transparan dan memenuhi rasa keadilan.

Reformasi polri yang masih berlangsung, sudah di ciderai oleh perilaku anggota Polri yang sewenang wenang membunuh warga negara, kami meminta agar proses penegakan hukum di lakukan secara transparan dan memenuhi rasa keadilan.

Terakhir Massa meminta Usut tuntas kasus kerusuhan dalam demonstrasi di sejumlah wilayah Indonesia yang terjadi pada 25-31 Agustus 2025.

Temuan Komite Pencari Fakta menemukan indikasi keterlibatan Oknum TNI dalam kerusuhan Agustus 2025 yang mengakibatkan banyak kerusakan di negeri ini.

Tercatat ada 10 korban jiwa yang harus diusut tuntas penyebab kematiannya dan dimintai pertanggungjawaban pelaku. Presiden harus berani mengungkap seterang terangnya permasalahan ini.

Red.

Berita Terkait

Anggaran Publikasi Macet, Titik Lemah Program Pemerintah Tak Sampai ke Masyarakat
Teror Terhadap Aktivitas HAM, Wujud Nyata Mati Suri nya Demokrasi
Menjelang Libur Nataru, Prabu Foundation Gelar FGD Bahas Upaya Pencegahan Radikalisme pada Remaja
Cegah Anarkis Saat Hari HAM, Ketua Viking Campus Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Jabar
Ketika Dokumen Bicara dan Lembaga Diam: Polemik Kios Caringin Menanti Titik Terang Hukum
Diboyong ke Forum Internasional, Proyek PJU Bandung Dianggap Siap Tarik Minat Investor
Insan Pers Bekasi Raya Desak Gubernur Jabar KDM Klarifikasi Pernyataan Kontroversial: Media Bukan Musuh Negara, Tapi Pilar Demokrasi
Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:51

Gerak Cepat Resmob Polres Simalungun, Pelaku Curat di Sinaksak Diringkus Kurang dari Sepekan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:21

Operasi Senyap Polsek Bosar Maligas: Tangkap Pengedar Narkotika dengan 19 Paket Ganja Siap Edar

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:51

Skandal Besar di Organisasi Pers: Dugaan Penyalahgunaan Sabu dan Pemalsuan Tanda Tangan, Siapa yang Akan Menjawab?

Minggu, 26 Oktober 2025 - 23:54

Kuasa Hukum Sebut Kasus Rahmadi Sarat Rekayasa, Minta PN Tanjungbalai Bebaskan dari Dakwaan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 03:39

Tim Gabungan Polres Gayo Lues Tangkap Herman, Pelaku Penganiayaan yang Mengakibatkan Korban Tewas di Subulussalam

Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:24

Pengakuan Mengejutkan Farida Mike: Sertifikat Hotel Grand Mahkota Digadaikan, Harta Tak Pernah Dibagi

Minggu, 20 Juli 2025 - 18:12

Dari Lamongan untuk Indonesia: Potret Buram Penegakan Hukum di Tengah Jeritan Warga

Sabtu, 19 Juli 2025 - 18:45

Solar Subsidi Diolah di Gudang Ilegal, Negara Rugi, Warga Terancam Bahaya

Berita Terbaru