Dibawah Kepemimpinan Kapolda Riau, Satu Tahun PHR Green Policing Berhasil Mengubah Paradigma dan Melahirkan Gerakan Ekologis

BHAYANGKARA NASIONAL

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:46

5095 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, – Satu tahun kepemimpinan Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., tidak hanya menandai capaian institusional semata, tetapi juga menghadirkan sebuah transformasi paradigma dalam tubuh kepolisian melalui pendekatan Green Policing yang dinilai berhasil dan berdampak luas. Rabu (18/03/2026).

Persatuan Hijau Riau (PHR) menilai bahwa konsep Green Policing yang diinisiasi Kapolda Riau telah melampaui batas sebagai program kerja, dan berkembang menjadi kerangka berpikir baru dalam melihat relasi antara keamanan, lingkungan, dan keberlanjutan.

Ketua Umum PHR, Hengky Primana, menyebut bahwa pendekatan tersebut merupakan bentuk rekonstruksi peran kepolisian di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang dilakukan Kapolda Riau bukan sekadar menghadirkan program, tetapi membangun sebuah paradigma baru bahwa keamanan tidak bisa dipisahkan dari keberlanjutan lingkungan. Ini adalah pendekatan yang progresif dan memiliki basis intelektual yang kuat,” ujarnya.

Dalam perspektif PHR, keberhasilan Green Policing dapat dilihat dari dua dimensi sekaligus: dimensi praksis dan dimensi gerakan. Pada dimensi praksis, berbagai langkah konkret seperti penanganan kebakaran hutan dan lahan, pelaksanaan Jambore Karhutla 2025, serta penertiban kawasan hutan di Taman Nasional Tesso Nilo menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjaga ekosistem.

Namun lebih dari itu, pada dimensi gerakan, Green Policing telah melahirkan efek turunan yang signifikan di tengah masyarakat.

“Berdirinya Persatuan Hijau Riau, dimaklumatkannya Hari Ekosistem Riau, hingga bergulirnya wacana dan dorongan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang lingkungan, merupakan manifestasi langsung dari keberhasilan Green Policing. Ini menunjukkan bahwa kebijakan tersebut mampu memproduksi kesadaran kolektif,” jelas Hengky.

Ia menambahkan bahwa fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran penting, di mana isu lingkungan tidak lagi ditempatkan sebagai isu sektoral, melainkan sebagai bagian integral dari sistem keamanan dan tata kelola sosial.

Lebih jauh, PHR menilai bahwa kepemimpinan Kapolda Riau berhasil membangun moral authority sekaligus social legitimacy di tengah masyarakat.

Hal ini tercermin dari tingginya partisipasi publik dalam berbagai kegiatan berbasis lingkungan, serta menguatnya kolaborasi lintas sektor.

“Green Policing di Riau hari ini tidak hanya bekerja dalam ruang institusi, tetapi telah hidup sebagai gerakan sosial. Dan ini adalah indikator paling kuat dari sebuah kebijakan yang berhasil,” tambahnya.

Dalam konteks yang lebih luas, PHR memandang bahwa model yang dibangun di Riau berpotensi menjadi referensi nasional dalam mengintegrasikan fungsi kepolisian dengan agenda pembangunan berkelanjutan.

Momentum satu tahun kepemimpinan ini, menurut PHR, menjadi titik penting bahwa arah baru kepolisian yang adaptif, ekologis, dan berorientasi masa depan bukan hanya sebuah gagasan, tetapi telah teruji dalam praktik.

“Ini bukan hanya tentang satu tahun kepemimpinan, tetapi tentang fondasi perubahan jangka panjang. Dan kami menilai, Green Policing di Riau telah membuktikan dirinya sebagai model transformasi yang berhasil,” tutup Hengky.

Sumber: Humas Polda Riau

(Ros.H)

Berita Terkait

Heboh! Pengawas Sebut Tindakan Sekdes Lae Mbersih Menyalahi Aturan, Lalu Apa Sanksinya?
Kasus Dugaan Kekerasan dan Penjarahan di Dompu, Ketua Komunitas Mahasiswa Bima Mendesak Aparat Bertindak Tegas
Kompak dan Solid, Kapolres Simalungun Bersama Kajari Dukung Komitmen Penanganan Perkara Pidana Tanpa Transaksional
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang Terima Dua Piagam Penghargaan Langsung dari Kapolda Sumut
Kapolres Binjai Tinjau Program Kemandirian Warga Binaan, Dorong Kolaborasi Berkelanjutan dengan Lapas
Lapas Pekanbaru Intensif Lakukan Pengejaran Warga Binaan yang Melarikan Diri, Libatkan Tim Gabungan Lapas, Kanwil, dan Kepolisian
Andar Amin Harahap: Penyelesaian Masalah Agraria Harus Jadi Prioritas Nasional
Ribuan Banner Digital Hingga Karangan Bunga Warnai Kemeriahan Syukuran HUT ke 39 Pembina DPC GRIB Jaya Medan Ferdy Sanjaya Sembiring

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:51

Gerak Cepat Resmob Polres Simalungun, Pelaku Curat di Sinaksak Diringkus Kurang dari Sepekan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:21

Operasi Senyap Polsek Bosar Maligas: Tangkap Pengedar Narkotika dengan 19 Paket Ganja Siap Edar

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:51

Skandal Besar di Organisasi Pers: Dugaan Penyalahgunaan Sabu dan Pemalsuan Tanda Tangan, Siapa yang Akan Menjawab?

Minggu, 26 Oktober 2025 - 23:54

Kuasa Hukum Sebut Kasus Rahmadi Sarat Rekayasa, Minta PN Tanjungbalai Bebaskan dari Dakwaan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 03:39

Tim Gabungan Polres Gayo Lues Tangkap Herman, Pelaku Penganiayaan yang Mengakibatkan Korban Tewas di Subulussalam

Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:24

Pengakuan Mengejutkan Farida Mike: Sertifikat Hotel Grand Mahkota Digadaikan, Harta Tak Pernah Dibagi

Minggu, 20 Juli 2025 - 18:12

Dari Lamongan untuk Indonesia: Potret Buram Penegakan Hukum di Tengah Jeritan Warga

Sabtu, 19 Juli 2025 - 18:45

Solar Subsidi Diolah di Gudang Ilegal, Negara Rugi, Warga Terancam Bahaya

Berita Terbaru