Bangga Pernah Dibina: Eks Warga Binaan Tegaskan Lapas Narkotika Pematangsiantar Tempat Perubahan, Bukan Sarang Kejahatan

REDAKSI MEDAN

Rabu, 15 April 2026 - 08:38

5064 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pematangsiantar —

Sejumlah mantan warga binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar yang minta tidak dissbutkam namanya angkat bicara membantah keras pemberitaan salah satu media online yang menuding adanya praktik peredaran narkoba dan penipuan online di dalam lapas.

Mereka menegaskan, informasi yang beredar tersebut merupakan hoaks, fitnah kejam, dan tidak berdasar, yang justru melukai hati para warga binaan yang telah menjalani pembinaan dan berusaha kembali diterima di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para mantan warga binaan yang baru bebas, kepada para awak media, Rabu (15/04/2026) menyampaikan bahwa selama menjalani masa pidana, pembinaan berjalan ketat dengan pengawasan berlapis dari petugas.

Pemeriksaan rutin, razia berkala, hingga pembatasan penggunaan alat komunikasi dilakukan secara konsisten.

Mereka menilai narasi yang menyebut adanya “markas kejahatan” di blok tertentu hanyalah cerita sepihak tanpa fakta nyata.

“Pemberitaan itu membuat masyarakat kembali ragu menerima kami yang sudah bebas. Ini sangat menyakitkan,” ujar salah seorang mantan warga binaan.

Menurut mereka, tuduhan tersebut bukan sekadar kritik, melainkan fitnah yang merusak nama baik lembaga pemasyarakatan sekaligus menghancurkan proses reintegrasi sosial para eks warga binaan.

Mereka menegaskan siap menjadi saksi apabila diperlukan untuk meluruskan informasi yang dinilai menyesatkan publik.

Bahkan, sejumlah mantan warga binaan menyatakan kesiapannya menempuh jalur hukum terhadap media yang menyebarkan informasi tanpa verifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Di sisi lain, kondisi faktual di Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar disebut jauh berbeda dari narasi yang dibangun media tersebut.

Program pembinaan kepribadian, pelatihan kemandirian, serta pengawasan keamanan berjalan sesuai standar pemasyarakatan modern yang terus diperkuat oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Para mantan warga binaan menilai tudingan tanpa bukti justru berpotensi mengganggu stabilitas pembinaan dan merusak kepercayaan publik terhadap kerja keras petugas pemasyarakatan.

Dengan adanya klarifikasi langsung dari para mantan warga binaan, publik diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

Mereka meminta masyarakat tetap objektif serta memberi ruang bagi institusi pemasyarakatan menjalankan tugasnya secara profesional.

Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pemberitaan media online tersebut merupakan hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.(AVID)

Berita Terkait

Menjelang HUT Indonesai ke-81, Korban Pencurian di Pancur Batu yang Jadi Tersangka Setelah Disuruh dan Didampingi Polisi Tangkap Maling Kembali Tagih Janji Kapolrestabes Medan!!
Janji Kapolrestabes Medan Menyelesaikan Kasus Viral Korban Disuruh Polisi Tangkap Maling Jadi Tersangka Hanya Tinggal Janji, DPR RI Diminta Berikan Keadilan Bagi Masyarakat Kecil
Ayo Merapat! Dapur Umum DPC GRIB Jaya Medan Siang Ini Sajikan Menu Tauco Udang Yang Bikin Lidah Bergoyang
Pewarta Polrestabes Medan Salurkan Bantuan Beras Melalui Program Jumat Barokah
Korban Menanti Keadilan, Propam Dalami Dugaan Tangkap Lepas di Polsek Medan Baru
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Sergai Hidupkan Kegiatan Kearifan Lokal Lewat Gelar Festival Layang-Layang “Semarak Langit”
Program Penyetaraan Pendidikan Narapidana, Rutan Kelas I Medan Jalin Kerja Sama dengan PKBM Bina Tunas Muda Cakrawala
Alhamdulillah, Bertambah Usia dan Penuh Doa, Nur Aqmalia Siagian dan Annasya Siagian Rayakan Hari Bahagia Bersama Keluarga

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:51

Gerak Cepat Resmob Polres Simalungun, Pelaku Curat di Sinaksak Diringkus Kurang dari Sepekan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:21

Operasi Senyap Polsek Bosar Maligas: Tangkap Pengedar Narkotika dengan 19 Paket Ganja Siap Edar

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:51

Skandal Besar di Organisasi Pers: Dugaan Penyalahgunaan Sabu dan Pemalsuan Tanda Tangan, Siapa yang Akan Menjawab?

Minggu, 26 Oktober 2025 - 23:54

Kuasa Hukum Sebut Kasus Rahmadi Sarat Rekayasa, Minta PN Tanjungbalai Bebaskan dari Dakwaan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 03:39

Tim Gabungan Polres Gayo Lues Tangkap Herman, Pelaku Penganiayaan yang Mengakibatkan Korban Tewas di Subulussalam

Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:24

Pengakuan Mengejutkan Farida Mike: Sertifikat Hotel Grand Mahkota Digadaikan, Harta Tak Pernah Dibagi

Minggu, 20 Juli 2025 - 18:12

Dari Lamongan untuk Indonesia: Potret Buram Penegakan Hukum di Tengah Jeritan Warga

Sabtu, 19 Juli 2025 - 18:45

Solar Subsidi Diolah di Gudang Ilegal, Negara Rugi, Warga Terancam Bahaya

Berita Terbaru