Hilirisasi Tahap II Dimulai, Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

REDAKSI MEDAN

Kamis, 30 April 2026 - 22:49

5051 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN

Pemerintah memulai babak baru program hilirisasi nasional. Sebanyak 13 proyek strategis dengan nilai investasi sekitar Rp116 triliun resmi memasuki tahap pembangunan pada tahun ini. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya memperkuat pengelolaan sumber daya alam sekaligus mendorong kemandirian ekonomi nasional.

Peresmian groundbreaking Danantara Fase II 2026 dilakukan Presiden Prabowo Subianto di Cilacap, Jawa Tengah. Dalam sambutannya, Presiden menekankan pentingnya hilirisasi sebagai strategi jangka panjang untuk meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini cukup bersejarah, kita memulai hilirisasi tahap kedua yang mencakup 13 proyek strategis,” ujar Prabowo.

Ia menambahkan, pemerintah tidak akan berhenti pada tahap ini. Sejumlah proyek lanjutan bahkan telah disiapkan untuk memperluas cakupan hilirisasi di berbagai sektor, mulai dari energi hingga pertanian.

Program ini juga ditopang konsolidasi pembiayaan melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyebutkan bahwa pihaknya berfokus mengoptimalkan aset strategis BUMN agar proyek hilirisasi memiliki fondasi pendanaan yang kuat.

Menurut Rosan, sinergi antar-lembaga menjadi kunci agar proyek berskala besar tersebut berjalan terukur sekaligus memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan.

Di sektor perkebunan, implementasi hilirisasi tahap kedua mulai terlihat melalui pembangunan fasilitas pengolahan kelapa sawit di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Proyek ini digarap oleh PTPN IV PalmCo sebagai bagian dari transformasi industri sawit nasional.

Direktur Bisnis PTPN III (Persero), Ryanto Wisnuardhy, mengatakan bahwa pengembangan industri turunan sawit menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan impor energi, khususnya bahan bakar solar.

“Kebutuhan solar kita masih sangat besar. Melalui biodiesel berbasis sawit, kita berupaya memperkuat pasokan dari dalam negeri,” ujarnya.

Kebutuhan tersebut diperkirakan meningkat seiring rencana implementasi program campuran biodiesel B50 dalam waktu dekat.

Secara teknis, fasilitas yang dibangun di Sei Mangkei mencakup industri pangan dan energi dalam satu kawasan terpadu. Di tempt terpisah, Direktur PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa menjelaskan bahwa pabrik oleofood akan memproduksi margarin dan shortening dengan kapasitas 35.000 ton per tahun, serta cocoa butter substitusi sekitar 25.000 ton per tahun.

Selain itu, pabrik biodiesel berkapasitas 450.000 ton per tahun juga tengah dibangun dan ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada 2028.

Menurut Jatmiko, pengolahan produk sawit di dalam negeri mampu meningkatkan nilai tambah secara signifikan dibandingkan penjualan bahan mentah. “Jika diolah, nilai ekonominya bisa meningkat hingga belasan kali lipat,” katanya.

Sementara Pemerintah daerah menyambut positif pembangunan tersebut. Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, menilai proyek ini dapat mendorong transformasi ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru.

“Hilirisasi tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga mengubah struktur ekonomi dari hulu ke hilir yang lebih modern,” ujarnya.

Dengan dimulainya proyek-proyek ini, pemerintah berharap hilirisasi tidak sekadar menjadi program industrialisasi, tetapi juga menjadi fondasi bagi kedaulatan energi dan penguatan ekonomi nasional dalam jangka panjang.(AVID/rel)

Berita Terkait

Menjelang HUT Indonesai ke-81, Korban Pencurian di Pancur Batu yang Jadi Tersangka Setelah Disuruh dan Didampingi Polisi Tangkap Maling Kembali Tagih Janji Kapolrestabes Medan!!
Janji Kapolrestabes Medan Menyelesaikan Kasus Viral Korban Disuruh Polisi Tangkap Maling Jadi Tersangka Hanya Tinggal Janji, DPR RI Diminta Berikan Keadilan Bagi Masyarakat Kecil
Ayo Merapat! Dapur Umum DPC GRIB Jaya Medan Siang Ini Sajikan Menu Tauco Udang Yang Bikin Lidah Bergoyang
Pewarta Polrestabes Medan Salurkan Bantuan Beras Melalui Program Jumat Barokah
Korban Menanti Keadilan, Propam Dalami Dugaan Tangkap Lepas di Polsek Medan Baru
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Sergai Hidupkan Kegiatan Kearifan Lokal Lewat Gelar Festival Layang-Layang “Semarak Langit”
Program Penyetaraan Pendidikan Narapidana, Rutan Kelas I Medan Jalin Kerja Sama dengan PKBM Bina Tunas Muda Cakrawala
Alhamdulillah, Bertambah Usia dan Penuh Doa, Nur Aqmalia Siagian dan Annasya Siagian Rayakan Hari Bahagia Bersama Keluarga

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:51

Gerak Cepat Resmob Polres Simalungun, Pelaku Curat di Sinaksak Diringkus Kurang dari Sepekan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:21

Operasi Senyap Polsek Bosar Maligas: Tangkap Pengedar Narkotika dengan 19 Paket Ganja Siap Edar

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:51

Skandal Besar di Organisasi Pers: Dugaan Penyalahgunaan Sabu dan Pemalsuan Tanda Tangan, Siapa yang Akan Menjawab?

Minggu, 26 Oktober 2025 - 23:54

Kuasa Hukum Sebut Kasus Rahmadi Sarat Rekayasa, Minta PN Tanjungbalai Bebaskan dari Dakwaan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 03:39

Tim Gabungan Polres Gayo Lues Tangkap Herman, Pelaku Penganiayaan yang Mengakibatkan Korban Tewas di Subulussalam

Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:24

Pengakuan Mengejutkan Farida Mike: Sertifikat Hotel Grand Mahkota Digadaikan, Harta Tak Pernah Dibagi

Minggu, 20 Juli 2025 - 18:12

Dari Lamongan untuk Indonesia: Potret Buram Penegakan Hukum di Tengah Jeritan Warga

Sabtu, 19 Juli 2025 - 18:45

Solar Subsidi Diolah di Gudang Ilegal, Negara Rugi, Warga Terancam Bahaya

Berita Terbaru