ALASTUA TNI AD DUKUNG GASHUKU MUSHIKAWA KENAIKAN TINGKAT BELA DIRI BERNUANSA BELA NEGARA

REDAKSI MEDAN

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:01

5061 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang –

ALASTUA TNI AD memberikan dukungan penuh dan komitmen kuat terhadap pelaksanaan kegiatan Gashuku Mushikawa Karate Indonesia. Mengambil istilah dari bahasa Jepang, Gashuku secara harfiah berarti “belajar dan menginap”, yang merujuk pada metode pelatihan intensif berupa karantina atau kamp latihan. Dalam kegiatan ini, para peserta berkumpul, berlatih bersama, dan tinggal di lokasi yang sama selama kurun waktu tertentu, dengan tujuan utama membangun kekompakan tim, mengasah kemampuan teknis, serta membentuk karakter secara maksimal dan menyeluruh.

Kegiatan ini berlangsung di Bumi Perkemahan Kebun Rojo, Desa Princi, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, pada tanggal 13 – 14 Juni 2026, yang diselenggarakan khusus dalam rangka ujian dan kenaikan tingkat bagi para anggota Mushikawa Karate Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bentuk nyata dukungan, ALASTUA TNI AD Malang Raya secara khusus menerjunkan anggotanya, Edy Hariyanto, untuk turut serta memantau dan mendampingi jalannya kegiatan. Dalam kesempatan tersebut, Edy menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang dan dijalankan dengan konsep yang kusus, yakni mengaplikasikan nilai-nilai Bela Negara secara utuh, terpadu, dan menyatu di setiap materi latihan.

“Setiap tahapan dan aktivitas kami susun secara sengaja dan terstruktur untuk membentuk karakter warga negara yang tangguh, disiplin tinggi, serta memiliki rasa cinta dan tanggung jawab yang besar terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di sini, kami tidak hanya mengutamakan kekuatan fisik atau keterampilan bela diri semata, tetapi juga menanamkan pemahaman mendasar: bahwa bela negara bukanlah tugas eksklusif aparat keamanan, melainkan kewajiban seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan, kedaulatan, dan keutuhan wilayah Indonesia,” ujar Edy Hariyanto.

Hasil pemantauan langsung di lapangan menunjukkan bahwa kegiatan berjalan dengan sangat sukses dan telah mencapai seluruh sasaran yang diharapkan. Terpancar jelas antusiasme luar biasa, kekompakan yang solid, serta semangat kebersamaan yang hidup di dada setiap peserta. Kemampuan mereka menerapkan nilai persatuan, gotong royong, dan kedisiplinan dalam setiap tugas yang diemban, menjadi bukti nyata bahwa kegiatan ini berhasil membentuk mentalitas tangguh yang siap berkontribusi bagi ketahanan nasional.

Sementara itu, Mashadi, Ketua ALASTUA TNI AD Malang Raya, menilai kegiatan ini sangat positif dan memiliki nilai strategis yang sangat tinggi bagi pembangunan karakter bangsa. Menurutnya, Gashuku menjadi wadah paling efektif untuk mempererat ikatan persaudaraan, menyatukan tekad, serta menanamkan nilai-nilai luhur persatuan di tengah para anggota. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan rasa cinta tanah air yang berlandaskan semangat gotong royong dan kebersamaan.

“Semangat kebersamaan yang dipupuk dan dibangun di sini, akan tumbuh dan berkembang menjadi semangat bela bangsa yang nyata. Kami sangat yakin dan percaya, bahwa persatuan yang kokoh adalah modal utama dan paling berharga dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, serta menjaga nama baik dan kehormatan bangsa Indonesia di mata dunia,” tegas Mashadi.

Selaku Pembina Mushikawa Karate Indonesia, Sihan Yohanes Gs, berharap momen kenaikan tingkat ini menjadi tonggak bersejarah sekaligus bukti nyata peningkatan kualitas diri setiap peserta baik dilihat dari segi penguasaan teknik bela diri, ketangguhan fisik, maupun kematangan mental dan kedewasaan karakter.

Ia menegaskan, kenaikan tingkat ini bukan sekadar perubahan warna sabuk atau sekadar kenaikan tingkatan, melainkan sebuah peningkatan tanggung jawab yang jauh lebih besar sebagai bagian dari keluarga besar Mushikawa, sekaligus sebagai warga negara Indonesia yang baik dan berintegritas.

“Di setiap jenjang yang berhasil dicapai, para peserta harus semakin memahami satu hal penting: kemampuan yang dimiliki wajib disertai dengan sikap rendah hati, disiplin tinggi, dan kesadaran penuh untuk mengabdikan keahlian demi kepentingan bersama. Nilai-nilai luhur bela negara seperti cinta tanah air, gotong royong, dan kesiapan menjaga kedaulatan harus melekat menjadi jiwa dan tercermin dalam perilaku sehari-hari,” tandas Sihan Yohanes Gs.

Lebih jauh ia berharap, semangat yang didapat dari keberhasilan kegiatan ini menjadi motivasi abadi untuk terus belajar, berkembang, dan menjadi teladan bagi sesama. Bahwa setiap kemajuan diri adalah sumbangsih kecil namun sangat berharga bagi kebesaran bangsa. Sebab, Indonesia yang kuat dibentuk oleh warga negaranya yang tidak hanya tangguh fisiknya, tetapi juga kokoh imannya, taat pada hukum, dan setia menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia sampai kapan pun.(*)

Berita Terkait

Menjelang HUT Indonesai ke-81, Korban Pencurian di Pancur Batu yang Jadi Tersangka Setelah Disuruh dan Didampingi Polisi Tangkap Maling Kembali Tagih Janji Kapolrestabes Medan!!
Janji Kapolrestabes Medan Menyelesaikan Kasus Viral Korban Disuruh Polisi Tangkap Maling Jadi Tersangka Hanya Tinggal Janji, DPR RI Diminta Berikan Keadilan Bagi Masyarakat Kecil
Ayo Merapat! Dapur Umum DPC GRIB Jaya Medan Siang Ini Sajikan Menu Tauco Udang Yang Bikin Lidah Bergoyang
Pewarta Polrestabes Medan Salurkan Bantuan Beras Melalui Program Jumat Barokah
Korban Menanti Keadilan, Propam Dalami Dugaan Tangkap Lepas di Polsek Medan Baru
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Sergai Hidupkan Kegiatan Kearifan Lokal Lewat Gelar Festival Layang-Layang “Semarak Langit”
Program Penyetaraan Pendidikan Narapidana, Rutan Kelas I Medan Jalin Kerja Sama dengan PKBM Bina Tunas Muda Cakrawala
Alhamdulillah, Bertambah Usia dan Penuh Doa, Nur Aqmalia Siagian dan Annasya Siagian Rayakan Hari Bahagia Bersama Keluarga

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:51

Gerak Cepat Resmob Polres Simalungun, Pelaku Curat di Sinaksak Diringkus Kurang dari Sepekan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:21

Operasi Senyap Polsek Bosar Maligas: Tangkap Pengedar Narkotika dengan 19 Paket Ganja Siap Edar

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:51

Skandal Besar di Organisasi Pers: Dugaan Penyalahgunaan Sabu dan Pemalsuan Tanda Tangan, Siapa yang Akan Menjawab?

Minggu, 26 Oktober 2025 - 23:54

Kuasa Hukum Sebut Kasus Rahmadi Sarat Rekayasa, Minta PN Tanjungbalai Bebaskan dari Dakwaan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 03:39

Tim Gabungan Polres Gayo Lues Tangkap Herman, Pelaku Penganiayaan yang Mengakibatkan Korban Tewas di Subulussalam

Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:24

Pengakuan Mengejutkan Farida Mike: Sertifikat Hotel Grand Mahkota Digadaikan, Harta Tak Pernah Dibagi

Minggu, 20 Juli 2025 - 18:12

Dari Lamongan untuk Indonesia: Potret Buram Penegakan Hukum di Tengah Jeritan Warga

Sabtu, 19 Juli 2025 - 18:45

Solar Subsidi Diolah di Gudang Ilegal, Negara Rugi, Warga Terancam Bahaya

Berita Terbaru