Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Menjadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

REDAKSI MEDAN

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:04

5029 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilacap,
Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, memberikan apresiasi tinggi atas transformasi kawasan Pemasyarakatan Nusakambangan yang kini berkembang menjadi sentra ketahanan pangan sekaligus pusat pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

Apresiasi tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Nusakambangan, Sabtu (20/6), bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

Dalam kunjungannya, Titiek meninjau berbagai program unggulan yang dikembangkan di Nusakambangan, mulai dari Workshop Fly Ash Bottom Ash (FABA), sektor pertanian dan peternakan, produksi pupuk organik, Balai Latihan Kerja (BLK) konveksi, pengolahan sampah, budidaya perikanan, tambak udang vaname, hingga budidaya ikan sidat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Atas nama Komisi IV, saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri beserta jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Semoga berbagai program yang telah berjalan di Nusakambangan dapat menjadi contoh dan diterapkan di wilayah lainnya,” ujar Titiek.

Menurut Titiek, citra Nusakambangan yang selama ini dikenal sebagai kawasan pemasyarakatan dengan tingkat keamanan tinggi telah berubah menjadi kawasan yang produktif dan mampu menghasilkan berbagai komoditas yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ia mengaku terkesan setelah melihat langsung berbagai kegiatan pembinaan dan pemberdayaan warga binaan di kawasan tersebut.

Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menyampaikan bahwa berbagai masukan dan arahan dari Komisi IV DPR RI akan menjadi bahan evaluasi untuk semakin memperkuat program pembinaan dan ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan. Ia juga menegaskan bahwa seluruh lapas dan rutan terus didorong untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia guna mendukung program ketahanan pangan nasional.

Saat ini, kawasan Nusakambangan telah mengelola sekitar 135 hektare lahan produktif dengan melibatkan ratusan warga binaan dalam berbagai kegiatan, seperti pertanian, peternakan, perikanan, konveksi, pengolahan sampah, serta budidaya udang dan sidat.

Transformasi ini menjadi bukti nyata komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan pembinaan yang produktif, berkelanjutan, serta menyiapkan warga binaan agar siap kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.(AVID/rel)

Berita Terkait

Menjelang HUT Indonesai ke-81, Korban Pencurian di Pancur Batu yang Jadi Tersangka Setelah Disuruh dan Didampingi Polisi Tangkap Maling Kembali Tagih Janji Kapolrestabes Medan!!
Janji Kapolrestabes Medan Menyelesaikan Kasus Viral Korban Disuruh Polisi Tangkap Maling Jadi Tersangka Hanya Tinggal Janji, DPR RI Diminta Berikan Keadilan Bagi Masyarakat Kecil
Ayo Merapat! Dapur Umum DPC GRIB Jaya Medan Siang Ini Sajikan Menu Tauco Udang Yang Bikin Lidah Bergoyang
Pewarta Polrestabes Medan Salurkan Bantuan Beras Melalui Program Jumat Barokah
Korban Menanti Keadilan, Propam Dalami Dugaan Tangkap Lepas di Polsek Medan Baru
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Sergai Hidupkan Kegiatan Kearifan Lokal Lewat Gelar Festival Layang-Layang “Semarak Langit”
Program Penyetaraan Pendidikan Narapidana, Rutan Kelas I Medan Jalin Kerja Sama dengan PKBM Bina Tunas Muda Cakrawala
Alhamdulillah, Bertambah Usia dan Penuh Doa, Nur Aqmalia Siagian dan Annasya Siagian Rayakan Hari Bahagia Bersama Keluarga

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:51

Gerak Cepat Resmob Polres Simalungun, Pelaku Curat di Sinaksak Diringkus Kurang dari Sepekan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:21

Operasi Senyap Polsek Bosar Maligas: Tangkap Pengedar Narkotika dengan 19 Paket Ganja Siap Edar

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:51

Skandal Besar di Organisasi Pers: Dugaan Penyalahgunaan Sabu dan Pemalsuan Tanda Tangan, Siapa yang Akan Menjawab?

Minggu, 26 Oktober 2025 - 23:54

Kuasa Hukum Sebut Kasus Rahmadi Sarat Rekayasa, Minta PN Tanjungbalai Bebaskan dari Dakwaan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 03:39

Tim Gabungan Polres Gayo Lues Tangkap Herman, Pelaku Penganiayaan yang Mengakibatkan Korban Tewas di Subulussalam

Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:24

Pengakuan Mengejutkan Farida Mike: Sertifikat Hotel Grand Mahkota Digadaikan, Harta Tak Pernah Dibagi

Minggu, 20 Juli 2025 - 18:12

Dari Lamongan untuk Indonesia: Potret Buram Penegakan Hukum di Tengah Jeritan Warga

Sabtu, 19 Juli 2025 - 18:45

Solar Subsidi Diolah di Gudang Ilegal, Negara Rugi, Warga Terancam Bahaya

Berita Terbaru